PENGERTIAN MORFOLOGI

Desember 6, 2009 at 4:43 am 1 komentar

Di samping kata sepeda terdapat kata bersepeda, sepeda-sepeda, sepeda motor; di samping kata rumah, terdapat kata berumah, perumahan, rumah-rumah, rumah-rumahan, rumah sakit; di samping kata jalan, terdapat kata berjalan, berjalan-jalan. Jalan-jalan, perjalanan, menjalani, menjalankan, jalan raya, dan sebagainya.

Dari kata-kata tersebut dapatlah dikemukakan bahwa kata dalam bahasa Indonesia mempunyai berbagai-bagai bentuk. Kata sepeda terdiri dari satu morfem, sama halnya dengan kata rumah dan jalan; kata bersepeda terdiri dari dua morfem, ialah morfem ber- sebagai afiks, dan morfem sepeda sebagai bentuk dasarnya. Demikian pula kata berumah dan berjalan, masing-masing terdiri dari dua morfem, ialah morfem ber-sebagai afiks, dan morfem rumah, jalan sebagai bentuk dasarnya.

Kata sepeda-sepeda terdiri dari dua morfem, ialah morfem sepeda sebagai bentuk dasar, diikuti morfem sepeda sebagai morfem ulang. Demikian pula kata rumah-rumah dan jalan-jalan, terdiri dari dua morfem, ialah morfem rumah dan jalan, diikuti morfem ulang.

Kata sepeda motor terdiri dari dua morfem, ialah morfem sepeda dan morfem motor, yang masing-masing merupakan kata. Demikian pula dengan kata rumah sakit dan jalan raya.

Kata perumahan terdiri dari dua morfem, ialah morfem per-an sebagai afiks dan morfem rumah sebagai bentuk dasar. Demikian pula dengan kata perjalanan, terdiri dari dua morfem, ialah per-an sebagai afiks dan morfem jalan sebagai bentuk dasar.

Kata rumah-rumahan terdiri dari tiga morfem , ialah morfem rumah sebagai bentuk dasar, diikuti morfem rumah sebagai morfem ulang dan morfem –an sebagai afiks. Kata berjalan-jalan terdiri dari tiga morfem, ialah morfem ber- sebagai morfem afiks, morfem jalan yang bersama-sama dengan morfem ber- merupakan bentuk dasar, dan morfem jalan yang kedua merupakan morfem ulang.

Kata menjalani terdiri dari tiga morfem, ialah morfem meN- sebagai afiks, morfem jalan sebagai bentuk asal, dan morfem –i sebagai afiks.

Yang terakhir, kata menjalankan terdiri dari tiga morfem, ialah morfem meN- sebagai afiks, morfem jalan sebagai sebagai bentuk asal, dan morfem –kan sebagai afiks. Soal-soal yang berhubungan dengan bentuk kata itulah yang menjadi objek daripada suatu ilmu yang lazim disebut morfologi.

Perubahan-perubahan bentuk kata menyebabkan adanya perubahan golongan dan arti kata. Golongan kata sepeda tidak sama dengan golongan kata bersepeda. Kata sepeda termasuk golongan kata nominal, sedangkan kata bersepeda termasuk golongan kata verbal.

Dibidang arti, kata-kata sepeda, bersepeda sepeda-sepeda, dan sepeda motor, semuanya mempunyai arti yang berbeda-beda.

Perbedaan golongan dan arti kata-katatersebut tidak lain disebabkan oleh perubahan bentu kata. Karena itu, maka morfologi, disamping bidangnya yang utama menyelidiki seluk-beluk bentuk kata, juga menyelidiki kemungkinan adanya perubahan golongandan arti kata yang timbul sebagai akibat perubahan bentuk kata.

Dengan ringkas dapatlah dikatakan bahwa morfologi ialah bagian dari ilmu bahasa yang membicarakan atau yang mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta pengaruh perubahan-perubahan bentuk kata terhadap golongan dan arti kata, atau dengan kata lain dapat dikatakan bahwa morfologi mempelajari seluk beluk bentuk kata serta fungsi perubahan-perubahan bentuk kata itu, baik fungsi gramatik maupun fungsi semantik.

(Sumber: Morfologi, Ramlan, 2001:19)

Entry filed under: BAHASA, Morfologi. Tags: , , , .

PENGERTIAN FONOLOGI PENGERTIAN SINTAKSIS

1 Komentar Add your own

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Desember 2009
S S R K J S M
     
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: